KPU BEA DAN CUKAI TIPE A TANJUNG PRIOK

FAQ

Apakah barang ekspor yang diimpor kembali dikenakan bea masuk?
Impor kembali adalah pemasukan pemasukan kembali ke dalam daerah pabean atas barang yang sebelumnya diekspor dalam kualitas yang sama, untuk keperluan perbaikan untuk keperluan pengerjaan dan untuk keperluan pengujian. Untuk barang impor kembali yang tidak mengalami proses pengerjaan atau penyempurnaan apapun, seperti barang yang dibawa oleh penumpang ke luar negeri, barang Keperluan pameran, pertunjukan, perlombaan, pengerjaan proyek di luar negeri barang ekspor yang ditolak di luar negeri atau yang karena sesuatu hal diimpor kembali mendapatkan pembebasan bea masuk.

Untuk Impor sementara apakah mendapat pembebasan bea masuk?
Untuk barang impor sementara bisa mendapatkan pembebasan atau keringanan. Untuk impor sementara yang mendapatkan pembebasan bea masuk maka bea masuknya dibebaskan namun importir yang bersangkutan wajib menyerahkan jaminan. Untuk Impor sementara yang mendapatkan keringan bea masuk maka importir membayar bea masuk sebesar 2% (dua persen) untuk setiap bulan atau bagian dari bulan, dikalikan jumlah bulan jangka waktu Impor Sementara, dikalikan jumlah bea masuk yang seharusnya dibayar atas Barang Impor Sementara bersangkutan, dan menyerahkan jaminan sebesar selisih antara bea masuk yang telah dibayar dengan yang seharusnya dibayar.

Berapakah jangka waktu untuk impor sementara
Jangka waktu izin Impor Sementara diberikan sesuai tujuan penggunaannya untuk jangka waktu paling lama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal pendaftaran pemberitahuan pabean impor

Bagaimana proses untuk mendapatkan ijin penggunaan returnable package
Importir dapat menggunakan pengemas yang dipakai berulangkali dalam pelaksanaan importasinya.Izin pemasukan dan pengeluaran pengemas yang dipakai berulangkali ke dan dari daerah pabean diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Fasilitas Pabean dan Cukai atau pejabat yang ditunjuknya dan berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun dan setiap tahunnya dapat diperpanjang atas permohonan importir dengan mengajukan :

a. Surat Permohonan

b. Copy Dokumen Identitas Perusahaan

c. Copy bukti pembelian barang Returnable Package apabila   Negara asal barang adalah Indonesia

d. Foto-foto barang (berwarna) yang diajukan menjadi returnable package secara terperinci dan jelas



Pencarian FAQ

Eselon I Kementerian Keuangan