KPU BEA DAN CUKAI TIPE A TANJUNG PRIOK

Sumber Daya Manusia

Disadari bahwa kunci utama bagi keberhasilan organisasi adalah kinerja SDM-nya. Dalam konteks KPU, kebijakan yang diambil meliputi beberapa aspek yaitu pegawai harus menandatangani Pakta Integritas, memiliki komitmen yang kuat untuk memberantas lingkungan kerja dari KKN, memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan prima di bidang kepabeanan dan cukai, memilki integritas yang tinggi, dan mengutamakan kepentingan institusi DJBC. Sesuai dengan tuntutan dan beban kerja yang tinggi, maka pegawai KPU juga harus memiliki dedikasi dan sikap professional dalam menjalankan tugasnya. Oleh sebab itu, untuk menjaring pegawai yang memiliki kualifikasi seperti yang telah disebutkan, dilakukanlah assessment test yang dilakukan oleh P3M Universitas Indonesia untuk menjamin obyektivitas dan transparansi dalam seleksi pegawai. Sejumlah 4100 orang telah mengikuti tes dan 1788 diantaranya dinyatakan lulus untuk menjadi calon pegawai KPU. Terhadap pegawai tersebut juga secara berkesinambungan akan dilakukan pendidikan, pelatihan, dan penyegaran untuk meningkatkan integritas, kompetensi, profesionalisme, motivasi, dan team work

Melalui penataan organisasi, pada KPU juga akan dilakukan rightsizing, dimana dilakukan pengukuran beban kerja dan analisis jabatan serta penempatan pegawai didasarkan pada kompetensi.

Pada KPU juga diterapkan tatanilai dan budaya kerja yang baru, sehingga menjadi perekat bagi seluruh pegawai agar tercipta satu persepsi dan satu tindakan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, sesuai dengan visi dan misi KPU.

Eselon I Kementerian Keuangan